Skip to main content

Posts

PMII Rasya Kaji Hukum Pidana: Equality Before the Law hanya Ide

MEDIARASYA – Sejumlah Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syariah dan Hukum (Rasya) tengah menggelar kajian pengantar hukum pidana di pelataran Masjid kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Samata, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan, Jum'at (7/10/2022). Pemantik dalam kajian tersebut, Andi Kherul Fahmi menjelaskan asas hukum (pidana) Equality Before The Law (Kesetaraan kedudukan setiap orang dihadapan hukum) hanya sekadar Ide subjektif. Menurutnya asas tersebut secara penegakannya tidak sesuai bahkan melihat berbagai kasus pidana yang saat ini terjadi di negara Indonesia. Baca juga: Jaksa Kejari Barru: Asas Setiap Orang Sama Dihadapan Hukum hanya Ide Ia pun menyandarkan kasus ketidaksesuaian asas tersebut dengan perlakuan seorang ibu yang memiliki bayi dibawah lima tahun (Balita) ditahan dan ada yang tidak ditahan saat menjalani proses menyidikan. "Tidak dapat saya menafikan bahwa berdasarkan kejadian (kasus) saat ini (di negara k...

Follow up Mapaba, PMII Rasya UIN Alauddin Gowa Adakan Kajian Filsafat Hukum

GOWA, MEDIARASYA – Berlokasi di bawah pohon Mangga, organisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syariah dan Hukum (Rasya) UIN Alauddin cabang Gowa rangkaikan kajian Filsafat Hukum di kampus dua UIN Alauddin Makassar, Samata, Kab. Gowa, Senin (20/9/2022). Terlihat sejumlah anggota PMII Rasya tengah  merangkaikan kajian hukum dengan mengangkat tema filsafat hukum.  Pemateri pada kajian tersebut, Ibnu Munsir, Ia memaparkan bahwa filsafat merupakan metode mencari kebenaran. Filsafat hukum menurutnya sebagai cara untuk menganalisa bagaimana sejauh mana hukum dibuat untuk kemanfaatan pada masyarakat. "Filsafat itu salah satu metode berpikir dalam hukum, sehingga dari filsafat ini mampu mengetahui sejauh mana kepentingan rakyat," terang Ibnu, saat bawakan materi Filsafat Hukum, Senin (20/9).  Sambung, Ia pun menjelaskan bahwa pada dasarnya hukum lahir dari rakyat dan kembali untuk kepentingan rakyat. "Hukum itu harus lahir dari (kepentingan) masyara...

Bertajuk Hidupkan Roh Pergerakan, PMII Rasya UIN Alauddin Cab. Gowa kini Sukses Gelar Mapaba

MAKASSAR, MEDIARASYA – Berhasil merekrut Anggota militan berorganisasi, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syariah dan Hukum (Rasya) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin cabang Gowa kini sukses menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di Art Gallery Somba Opu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (18/9/2022). Mapaba tersebut menurut keterangan dilaksanakan selama tiga (3) hari mulai tanggal 16-18 September 2022 dengan mengangkat tema "Menggerakkan Tradisi, Menghidupkan Roh Pergerakan". Suksesnya kegiatan tersebut, ketua PMII Rasya, Muh. Fajar, Ia berharap kiranya kepada Anggota baru menjadikan PMII sebagai wadah pencarian jati diri dan berproses. " Harapan saya supaya mahasiswa yang telah resmi berbaiat di PMII bisa menemukan jati diri yang selama ini mereka cari dan temukan di PMII dan saya berharap mereka semua bisa berproses dan sama-sama membesarkan PMII terkhusus di PMII rayon syariah dan hukum komisariat UIN Alauddin caba...

Angkat Bicara Soal Pungli di Lingkup UIN Alauddin Makassar, Begini Tanggapan Warek III

MEDIARASYA – Beredarnya isu soal adanya pengambilan Formulir PBAK secara offline yang dilakukan di setiap fakultas sehingga timbul dugaan adanya sejumlah oknum yang ingin melakukan Pungutan Liar (Pungli) di lingkup UIN Alauddin Makassar, Rabu, (24/8/2022). Diketahui, pengambilan formulir hanya dilakukan secara online dimana hal itu dapat di akses melalui link resmi PBAK UINAM. Wakil Rektor (Warek) III Bidang Kemahasiswaan UIN Alauddin Makassar, Prof. Dr. Darussalam Syamsuddin, menanggapi bahwa perbuatan pungli tersebut merupakan tindakan yang tidak dapat dibenarkan (ilegal). Hal itu terdapat dalam surat edaran pada Point ke-6. “Ini aturan berkaitan PBAK. Di point 6 tidak ada pungutan apa pun,” ungkap Prof. Darussalam saat dihubungi oleh Jurnalis. Sementara itu, Ketua Prodi Jurusan Ilmu Falak, Dr. Fatmawati Hilal, ia sangat menyayangkan adanya oknum mahasiswa yang melakukan pungli di lingkup kampus. Dia juga berharap kepada oknum tersebut, agar segera menghentikan tind...

SIG Kopri UIN Alauddin Gowa Resmi dibuka, Begini Harapan Pengurus Komisariat

GOWA, MEDIARASYA – S ekolah Islam dan Gender (SIG) Korps PMII Putri (Kopri) Universitas Islam Negeri (UIN) cabang Gowa kini resmi dibuka. Dalam sambutan pada pembukaan kegiatan tersebut, pengurus Kopri komisariat, Ratna S ari harapkan calon alumni SIG jadi penggerak masing-masing asal cabang, Jum'at (29/7/2022). Menurut informasi, kegiatan yang terlaksana di gedung Aswaja Center (Gedung NU) kabupaten Gowa tersebut berlangsung selama lima (5) hari mulai 29 Juli hingga 2 Agustus 2022 mendatang. Ketua Kopri UIN Alauddin cabang Gowa, Ratna Sari berharap agar sekolah tersebut mampu melahirkan kader-kader Kopri sebagai penggerak di manapun berada terkhusus di masing-masing asal cabang. Baca juga: SIG Kopri UIN Alauddin Gowa Resmi dibuka, Pengurus Harapkan Alumni Jadi Penggerak "Kita tidak butuh kader peserta yang banyak namun kita butuh kader yang betul-betul ingin belajar dan harapannya nanti dialah yang akan jadi penggerak dan jadi kopri yang hebat," kata Ratn...

Puisi, "Munajat Rasa" oleh: Muhammad Rahman

Puisi, "Munajat Rasa" oleh: Muhammad Rahman MEDIARASYA – Ya Allah Aku tak pernah meminta agar perasaan ini engkau masukkan kedalam sanubariku perasaan yang menyiksa, menyayat, membunuh perlahan  lahan setiap pemiliknya. Ya Allah entah perasaan ini berupa ujian ataupun nikmat Aku tak tahu cara membedakannya yang Ku tahu perasaan ini datang darimu Dan yang setiap datang darimu pastilah merupakan jalan yg terbaik, tapi tolong ya Allah hamba tak tahan, kuatkan-lah hamba, perasaan ini sangatlah menyiksa sedangkan Aku hanyalah hamba-Mu yang lemah yang tak bisa apa-apa Jangan biarkan perasaan ini membuatku berpaling dariMu Ya Allah, Hamba tak ingin Engkau murka,lantas membuatku justru lebih tersakiti karena terlalu berharap pada makhluk-mu Penulis: Muhammad Rahman (Anggota PMII Rasya/Mahasiswa HES UIN Alauddin Makassar) 

Alumni Sekolah Hukum PMII Rasya UIN Alauddin Cab. Gowa: Ada Gagasan Baru

GOWA, MEDIARASYA – Dua Alumni sekolah Hukum dan Demokrasi, Andi Gilang dan Muhammad Nuzul Pradana Katoda berikan tanggapan pasca mengikuti kegiatan yang dilaksanakan oleh PMII Rasya (Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Syariah dan Hukum (PMII Rasya) UIN Alauddin cabang Gowa. Menurutnya ada gagasan pengetahuan baru yang diperoleh dari sekolah tersebut, Selasa (5/7/2022). Agil (nama sapaan Andi Gilang) menuturkan tanggapannya terkait pasca mengikuti sekolah Hukum-Demokrasi tersebut. Ia merasa ada banyak pengetahuan (gagasan) hukum yang diperolehnya. Baca juga: Anggota Bawaslu Sulsel, Saiful Jihad Jelaskan Demokrasi Bugis-Makassar   "Saya merasa senang bisa ikut sekolah hukum dan demokrasi karena mendapat banyak pengetahuan mengenai hukum dan demokrasi," ujar Agil saat dihubungi Mediarasya, Selasa (5/7).  Baca juga: KPU Gowa, Tasrif Jelaskan Sikap Pemilih yang Cerdas pada Pemilu 2024   Sambung, ia mengaku bahwa kegiatan tersebut merupakan kegiatan yang ker...