Skip to main content

Kajian Kitab Risalah Ahlussunnah wal Jamaah, Gus Pandi: Jangan Mudah Membi'dahkan

Kajian Kitab Risalah Ahlussunnah wal Jamaah, Gus Pandi: Jangan Mudah Membi'dahkan
Gus Pandi, Media Rasya
GOWA, MEDIARASYA – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Rayon Syariah dan Hukum (PMII Rasya) Komisariat UIN Alauddin Cabang Gowa laksanakan kajian kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah di pelataran Masjid Kampus UIN, Samata, kabupaten Gowa, Jum'at (3/6/2022). 


Dalam kajian tersebut menurut keterangan, dibawakan oleh pemateri, Gus Pandi dan mengangkat tema kajian, Ideolog Aswaja dalam Kitab Risalah Ahlussunnah Wal Jamaah. 

Menurut Gus Pandi, dalam kajiannya, ia menjelaskan pentingnya memahami sejarah nabi (Muhammad SAW) dan perkembangan para sahabat (tabiin/tabiut taibiin) agar tidak mudah menjatuhi (bi'dah) amalan tertentu. 

Ia juga menjelaskan alasan mengapa sebagian orang suka menjatuhi amalan orang lain.

"Orang yang suka membi'dahkan amalan orang lain (maulid, yasinan, tahlilan) ialah orang yang tidak memanfaatkan akalnya dalam memahami sejarah Islam." tuturnya saat berikan materi Aswaja (3/6). 

Sambung, ia pun menambahkan kiranya tidak menyamakan hasil budaya dan agama syariah. 

"Jangan campur-adukkan (samakan) antara budaya dan agama, bilamana orang menyamakannya maka inilah (juga) alasan suka membi'dahkan amalan orang lain." terangnya. 

Ia pun mengajak agar memahami perbedaan syariah dan fiqih serta mengetahui lebih dalam terkait sejarah nabi dan sahabat masa tabiin/tabiuttabiin. 






Penulis: Abdullah

Comments

Popular posts from this blog

PMII Rasya Kaji Hukum Pidana: Equality Before the Law hanya Ide

MEDIARASYA – Sejumlah Kader Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syariah dan Hukum (Rasya) tengah menggelar kajian pengantar hukum pidana di pelataran Masjid kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Samata, Kab. Gowa, Sulawesi Selatan, Jum'at (7/10/2022). Pemantik dalam kajian tersebut, Andi Kherul Fahmi menjelaskan asas hukum (pidana) Equality Before The Law (Kesetaraan kedudukan setiap orang dihadapan hukum) hanya sekadar Ide subjektif. Menurutnya asas tersebut secara penegakannya tidak sesuai bahkan melihat berbagai kasus pidana yang saat ini terjadi di negara Indonesia. Baca juga: Jaksa Kejari Barru: Asas Setiap Orang Sama Dihadapan Hukum hanya Ide Ia pun menyandarkan kasus ketidaksesuaian asas tersebut dengan perlakuan seorang ibu yang memiliki bayi dibawah lima tahun (Balita) ditahan dan ada yang tidak ditahan saat menjalani proses menyidikan. "Tidak dapat saya menafikan bahwa berdasarkan kejadian (kasus) saat ini (di negara k...

Bertajuk Hidupkan Roh Pergerakan, PMII Rasya UIN Alauddin Cab. Gowa kini Sukses Gelar Mapaba

MAKASSAR, MEDIARASYA – Berhasil merekrut Anggota militan berorganisasi, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syariah dan Hukum (Rasya) Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin cabang Gowa kini sukses menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (Mapaba) di Art Gallery Somba Opu, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu (18/9/2022). Mapaba tersebut menurut keterangan dilaksanakan selama tiga (3) hari mulai tanggal 16-18 September 2022 dengan mengangkat tema "Menggerakkan Tradisi, Menghidupkan Roh Pergerakan". Suksesnya kegiatan tersebut, ketua PMII Rasya, Muh. Fajar, Ia berharap kiranya kepada Anggota baru menjadikan PMII sebagai wadah pencarian jati diri dan berproses. " Harapan saya supaya mahasiswa yang telah resmi berbaiat di PMII bisa menemukan jati diri yang selama ini mereka cari dan temukan di PMII dan saya berharap mereka semua bisa berproses dan sama-sama membesarkan PMII terkhusus di PMII rayon syariah dan hukum komisariat UIN Alauddin caba...

Sukses Gelar Pelatihan Jurnalistik MR-Sabdata Media, PMII Rasya ke AlumnI: Tetap Belajar

GOWA, MEDIARASYA – Pasca suksesnya agenda Pelatihan Jurnalistik Media Rasya (MR) kolaborasi Sabdata Media di gedung Aswaja Center Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) kab. Gowa, Ketua Rayon mengajak para alumni tetap belajar, Minggu (25/12/2022). Muh. Fajar Anugrah, Ketua Rayon Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Syariah dan Hukum (Rasya) UIN Alauddin Makassar cabang Gowa dalam sambutannya mengajak agar alumni Pelatihan itu konsisten belajar Jurnalistik. Menurutnya, belajar Jurnalistik tidak hanya mampu dikuasai selama beberapa hari namun perlu waktu begitu lama untuk mempelajari Ilmu tersebut. "Harapan kami tentunya, pasca pelatihan ini sahabat-sahabat (peserta) mampu terus mengasah Ilmu Jurnalistik sebab belajar soal ini tidak hanya dapat dikuasai dalam beberapa hari, perlu waktu dan jam terbang yang lama untuk betul-betul memahami Jurnalistik ini," jelas Fajar, Minggu (25/12). Sambung, Ia pun mengajak para Alumni agar tidak mudah terpengaruh...